Baca Klasik

Sastra Klasik itu Asyik!

[Review] Di Mana Ada Cinta, Di Sana Tuhan Ada: Kumcer Klasik Leo Tolstoy

Surgabukuku

”Tidak pernah akan ada saat di mana orang tidak perlu saling mengasihi.”

– 1 Korintus 13:8, terjemahan Bahasa Indonesia sehari-hari

***

Manusia diciptakan sebagai makhluk yang mencintai, karena Tuhan sendiri adalah pribadi yang penuh dengan cinta. Di Mana Ada Cinta, Di Sana Tuhan Ada, demikian judul kumpulan cerita pendek karya Leo Tolstoy ini. Melalui lima cerpen karyanya, pembaca akan diajak merenungkan apakah hidup mereka telah diisi dengan cinta tanpa pamrih kepada sesama.

Tuhan Akan Bertamu ke Rumahku!

Martin Avdeich adalah tokoh utama dalam cerpen pertama yang berjudul sama dengan buku ini. Martin adalah seorang pengrajin sepatu yang telah ditinggal mati oleh istrinya, dan begitu pula anak-anak mereka tidak ada yang bertahan hidup, kecuali seorang bocah lelaki yang dipanggilnya Kapiton. Ketika Kapiton jatuh sakit dan akhirnya juga meninggal dunia, Martin terpuruk dalam keputusasaan dan meninggalkan Tuhan.
Sejak kedatangan tamu seorang biarawan yang menasihatinya untuk hidup bagi Tuhan, hidup Martin pun berubah…

Lihat pos aslinya 650 kata lagi

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: