Baca Klasik

Sastra Klasik itu Asyik!

REVIEW Pangeran Bahagia

Luckty Si Pustakawin

Kisah klasik biasanya tak pernah pudar tergerus jaman, terutama dongeng anak-anak. Dan saya paling suka jika dongeng tersebut tokoh utamanya bukan manusia. Saya pernah nulis cerpen yang tokoh utamanya uang logam, gunung, bunga dan ayam (jadi inget udah lama gak buat cerpen :p). Seperti halnya kisah-kisah yang ditulis Oscar Wilde dalam buku ini. Buku yang diterbitkan Serambi ini hasil terjemahan dari The Happy Prince and Other Stories (1988).

1. Pangeran Bahagia

Diceritakan patung bernama Pangeran Bahagia bersahabat dengan burung walet. Sebelumnya saya pernah membaca cerita ini terjemahan penerbit lain, disebutkan bahwa Pangeran Bahagia bersahabat dengan burung layang-layang. Saya tidak begitu tahu,apakah burung walet sama dengan burung laying-layang?

Membaca kisah ini, saya teringat cerita Prajurit Timah Pemberani-nya Hans Cristian Anderson, dalam penggalan kalimat; …gadis penari itu terbakar dan hilang. Kemudian prajurit timah itu mulai mencair… dan esok harinya, ketika wanita berwajah ramah itu sedang bersih-bersih, dia menemukan jantung timah mungil yang…

Lihat pos aslinya 627 kata lagi

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: