Baca Klasik

Sastra Klasik itu Asyik!

REVIEW Through the Looking Glass

Luckty Si Pustakawin

 

Semua cerita bermula di suatu hari

Saat matahari musim panas bersinar cemerlang

Sebuah lonceng sederhana berdentang bersama

Irama ayun-mendayung kita

Yang terus bergema di dalam genangan semata

Walau tahun-tahun berikutnya iri, dan berkata “Lupakan saja.”

 

Yay, selalu suka cerita klasik!! Peluk bapak peri yang sudah mengirimkan buntelan ini. Sukaaaa!! Selain covernya yang ciamik, ilustrasinya juga unyuuu… ( ┌’’ )┌┐( ‘’┐ )

 

Setelah Alice’s Adventures in Wonderland yang diterbitkan sekitar November 2009, lumayan cukup lama Penerbit Atria menerbitkan sekuelnya, Through the Looking Glass di awal tahun 2012 ini.

 

Petualangan Alice belum berhenti. Setelah berpetualang ke bawah tanah, Alice mengajak kita berpetualang. Kali ini ke dunia cermin. Pernahkah saat kita bercermin membayangkan ada sebuah kehidupan di sana?!?

 

Bisakah kau menahan diri supaya tidak menangis dengan memikirkan sesuatu? (hlm. 77)

 

Itulah yang dialami Alice di Negeri Cermin, dimana dia bertemu para…

Lihat pos aslinya 460 kata lagi

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: