Baca Klasik

Sastra Klasik itu Asyik!

Surgabukuku

a tree grows in brooklyn

[Review in Bahasa Indonesia and English]

DESKRIPSI KEHIDUPAN MISKIN. Itu yang ada di benak saya ketika selesai membaca separuh buku tebal ini. Seperti yang disampaikan di Kata Pengantar yang ditulis oleh Anna Quindlen, A Tree Grows in Brooklyn memang bukanlah buku yang mentereng. Dalam arti, jika disandingkan dengan buku-buku klasik lain, buku ini lebih mirip potret kaum imigran di Amerika pada awal abad 20. Plot Tree pun tidak dapat disimpulkan dalam satu kalimat, karena banyaknya detail yang disampaikan; detail-detail yang berlangsung pelan, pasti, dan penuh liku, sama seperti kehidupan itu sendiri.

Tree dibuka dalam adegan di musim panas di New York tahun 1912 yang mana dua orang kakak-beradik, Francie dan Neeley Nolan, melakukan kegiatan yang bisa kita sebut “berbelanja”. Bedanya, kegiatan berbelanja mereka didahului dengan instruksi mendetail dari ibu mereka, Katie, dan dengan budget yang amat terbatas. Dari sana pembaca akan dibawa mengenal para tokoh: Mary Rommely, ibu…

Lihat pos aslinya 607 kata lagi

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: