Baca Klasik

Sastra Klasik itu Asyik!

Review: Oidipus Sang Raja, by Sophokles

Surgabukuku

Oidipus Sang Raja (Sophocles), terbitan Pustaka Jaya 2009

Takdir memang kejam. Ups, kalimat pembuka yang lagu balada banget ya. :p Namun ya, di dalam naskah drama/play tragis yang ditulis oleh penyair Yunani Sophokles sekitar tahun 429 SM ini ; Oedipus Rex atau judul Indonesianya Oidipus Sang Raja, dikisahkan upaya manusia yang sia-sia untuk melawan suratan takdir. Oidipus, Raja Negeri Thebes, menyaksikan bahwa negeri yang dipimpinnya dilanda prahara, dan rakyatnya datang memohon pertolongan dari sang raja. Kemudian datanglah Creon, saudara ipar Oidipus, yang mengabarkan bahwa sebab musabab segala penderitaan di Thebes adalah pembunuhan Raja Laius yang terjadi sudah lama sekali, sebelum Oidipus memerintah. Dewa Apollo menuntut agar “noda yang tumbuh di bumi Thebes” itu segera ditebas sebelum tumbuh akarnya. Hutang darah harus dibayar dengan darah, atau hukuman buang bagi si pembunuh. Laius adalah raja Thebes sebelum Oidipus, suami dari Jocasta yang sekarang menjadi istri Oidipus. Oidipus dengan berapi-api berusaha menemukan si pembunuh, sebelum si peramal Teirisias menyatakan bahwa…

Lihat pos aslinya 406 kata lagi

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: